Gua Maria Bitauni

Salah satu tempat yang dijadikan wisata religius adalah Gua Bitauni, berasal-usul dari gua keramat Ustauni, yang selanjutnya dijadikan benteng pertahanan suku Aplasi (Silab Aplasi), Taolin, Pakaenoni dan Tutpai. Setelah menempati gua ini setiap tahun, suku Aplasi melaksanakan paskah adat yang disebut Kaos Toli (menyingkap kain penutup), diiringi dengan tarian bidu-bidu bola (tarian bidu gua). Gua […]

Sumber : Istimewa

Salah satu tempat yang dijadikan wisata religius adalah Gua Bitauni, berasal-usul dari gua keramat Ustauni, yang selanjutnya dijadikan benteng pertahanan suku Aplasi (Silab Aplasi), Taolin, Pakaenoni dan Tutpai. Setelah menempati gua ini setiap tahun, suku Aplasi melaksanakan paskah adat yang disebut Kaos Toli (menyingkap kain penutup), diiringi dengan tarian bidu-bidu bola (tarian bidu gua). Gua Bitauni yang berjarak kurang lebih 34km dari kota kabupaten dan 3km dari kota kecamatan merupakan tempat ziarah bagi seluruh umat Katolik di keuskupan Atambua. Juga menjadi tempat prosesi jalan salib diwaktu Paskah atau doa rosario sepanjang bulan Mei dan Oktober. Terletak disebuah bukit batu yang ditutupi hutan tropis dan dibawahnya pohon beringin dan pohon-pohon pelindung lainnya menambah suasana hening dan khidmat untuk berdoa.

Sumber : Istimewa
Posting : Fajar Manik

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *