Jadi Daerah Wisata Potensial, Desa Naikean Semau Kuatkan Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat

KUPANG – Pulau Semau di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur kini tengah bergeliat. Pulau yang berada di sisi selatan Pulau Timor bagian barat itu terbilang memiliki potensi wisata yang potensial meski belum terjamah. Tak hanya Pantai Liman yang telah lebih dahulu dikenal luas, beberapa lokasi pantai lainnya juga menyimpan potensi yang tidak kalah bagusnya. […]

Sumber : Ryan Nong (pos kupang)

KUPANG – Pulau Semau di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur kini tengah bergeliat. Pulau yang berada di sisi selatan Pulau Timor bagian barat itu terbilang memiliki potensi wisata yang potensial meski belum terjamah.

Tak hanya Pantai Liman yang telah lebih dahulu dikenal luas, beberapa lokasi pantai lainnya juga menyimpan potensi yang tidak kalah bagusnya. Salah satunya di Desa Naikean Kecamatan Semau Selatan.

Selain memiliki pantai indah dengan pasir putih halus yang membentang panjang, desa dengan luas wilayah 28,5 km2 itu disebutnya memiliki keindahan alam yang istimewa. Ada pesona pantai Hlaen Ana (pasir kecil – Bahasa Indonesia) di sisi selatan, desa tersebut juga memiliki potensi wisata alam lain seperti eksotisme Pulau Tabui (Nusaat-bahasa lokal), Pulau Merah (Tanusa-bahasa lokal), Lobang Panas yang menjadi lokasi ritual meminta hujan, Gua Kelelawar, Gua Ular dan gua peninggalan sejarah serta kekayaan budaya.

Dengan Inisiasi Komandan Kodim 1604 Kupang, masyarakat di desa tersebut telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk mengelola pariwisata desa berbasis masyarakat. Kelompok sadar wisata yang diberi nama Amorat (Aku Mohon Rahmat Tuhan) tersebut beranggotakan para pemuda dan pemudi desa.

Kepala Desa Naikean Sefanya Patola kepada POS-KUPANG.COM pada Sabtu (14/3/2020) mengakui, wilayahnya memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Ia menggambarkan potensi pariwisata desanya seperti gadis desa jelita yang belum terjamah. Potensi tersebut menunggu untuk dikelola dan dikembangkan. “Saya ibaratkan Desa Naikean sebagai gadis desa yang belum dilamar. Gadis ini kami mau kasih bedak handbody supaya bawa berkat bagi kami,” ungkap Patola.

Karenanya ia berterima kasih kepada Dandim 1604 yang telah menginisiasi dan memfasilitasi pembentukan Pokdarwis Amorat. Ia mengatakan, pihak Desa menyambut gembira dukungan dan kolaborasi dari aparat TNI AD dalam membangun pariwisata di wilayahnya melalui program Pamsatwil .

Dalam sambutannya saat kegiatan Pembekalan dan Sosialisasi kepada Pokdarwis Amorat oleh Dandim 1604 Kupang yang berlangsung di Pantai Hlaen Ana pada Sabtu (14/3/2020), Patola menyampaikan kesiapan desa dan Pokdarwis untuk bersinergi dan mengembangkan pariwisata di tempat itu.

Ia mengungkapkan, begitu banyak potensi wisata yang diharapkan dapat dikembangkan secara maksimal sehingga dapat memberi kesejahteraan bagi masyarakat Desa Naikean. Ia mengatakan, para pemuda dan masyarakat siap untuk menjadi pelaku pariwisata berbasis masyarakat di desa yang berpenduduk 982 jiwa.

Meski sumber daya manusia diakuinya masih belum mumpuni, ia meyakini, dengan bimbingan dan pendampingan Kodim 1604 bersama mitra dan stakeholder di bidang pariwisata, maka mereka akan dapat mengembangkan daerah tersebut sebagai tempat wisata berbasis masyarakat yang potensial.

Dandim 1604 Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha mengatakan pihaknya menginisiasi dan mendorong masyarakat di Naikan untuk memanfaatkan “anugerah Tuhan” dalam bentuk potensi pariwisata alam dan budaya yang luar biasa untuk dapat meningkatkan kesejahteraan.

Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya pariwisata dengan basis masyarakat harus dilakukan agar sumber daya alam dan budaya tersebut memberi manfaat nyata.

Pihaknya, kata Kolonel Made, terus berupaya mendukung dengan menjadi fasilitator yang menghubungkan masyarakat Naikean dengan para pihak, khususnya mitra yang dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam memajukan pariwisata berbasis masyarakat di daerah itu.

Ia mengatakan, kehadiran tim dari Sedona Holidays untuk memberi pembekalan dan sosialisasi kepada Pokdarwis Amorat Naikean menjadi bekal yang diharapkan dapat menguatkan kapasitas anggota Pokdarwis dan masyarakat.

Sementara itu, Nelly Sihombing, branch manager Sedona Holidays Tour & Travel memuji potensi wisata yang dimiliki oleh Naikean. Ia mengatakan, potensi tersebut merupakan kekayaan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga.

Dalam acara pembekalan dan sosialisasi tersebut, Nelly menyampaikan berbagai materi aplikatif tentang pariwisata berbasis masyarakat. Ia mengatakan, masyarakat harus menjadi pelaku utama dalam mengelola pariwisata agar dapat memberi manfaat ekonomi yang maksimal.

Selain melakukan kegiatan pembekalan, para anggota Pokdarwis Amorat bersama masyarakat dan anggota Kodim 1604 melakukan pembersihan di sepanjang pantai Hlaen Ana.

Sumber : Ryan Nong (pos kupang)
Posting : Fajar Manik

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *