Kampung adat Temkessi

Temkessi merupakan salah satu dari sedikit desa adat yang ada di Timor Barat. Kemurnian dan keterisolasian gaya hidup budaya masa lalu yang dijalani oleh masyarkat Temkessi telah menjadi sebuah daya tarik wisata di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Desa Adat Temkessi berjarak 50 Km sebelah utara Kota Kefa yang adalah Ibukota Kabupaten TTU. Ketika kita […]

Sumber : Istimewa

Temkessi merupakan salah satu dari sedikit desa adat yang ada di Timor Barat. Kemurnian dan keterisolasian gaya hidup budaya masa lalu yang dijalani oleh masyarkat Temkessi telah menjadi sebuah daya tarik wisata di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Desa Adat Temkessi berjarak 50 Km sebelah utara Kota Kefa yang adalah Ibukota Kabupaten TTU. Ketika kita mengunjungi Temkessi, kita harus membawa dan memberikan ‘sirih pinang’ (jenis buah-buahan) dan donasi (uang) kepada ‘penjaga gerbang desa’ sebagai penghargaan dan rasa hormat kita kepada masyarakat Temkessi.

Di desa ini, Bahasa Indonesia sangat jarang digunakan dan masyarakat memilih bahasa daerah setempat untuk berkonumikasi sehingga guide (pemandu) sangat dibutuhkan.Jika kita menjatuhkan sesuatu benda milik kita, jangan kita ambil. Biarkan masyarakat lokal mengambil benda tersebut untuk kita karena dipercaya bahwa ketika kita mengambil sendiri benda kita yang jatuh maka akan mendatangkan hal buruk dalam hidup kita. Setiap tujuh tahun, masyarakat Temkessi mengadakan Upacara Adat Natamamausa sebagai ungkapan syukur bagi hasil panen dan musim hujan. Natamamausa dilaksanakan dengan cara mengorbankan kambing oleh para pria muda di atas batu besar yang terletak di sebelah Desa Temkessi.

Sumber : Istimewa
Posting : Fajar Manik

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *