Kampung Weelewo

Situs Kampung Wee Lewo adalah sebuah kampung tua dimana orang-orang di wilayah Wewewa pertama kali tinggal di kampung ini. Terdapat 9 rumah ada (Uma Kalada) dan 100 kubur batu tua yang masih asli dari jaman dahulu, serta terdapat beberapa benda kuno peninggalan nenek moyang seperti Parang terbuat dari kuningan, parang dengan gagang terbuat dari gading, […]

Sumber : Istimewa

Situs Kampung Wee Lewo adalah sebuah kampung tua dimana orang-orang di wilayah Wewewa pertama kali tinggal di kampung ini. Terdapat 9 rumah ada (Uma Kalada) dan 100 kubur batu tua yang masih asli dari jaman dahulu, serta terdapat beberapa benda kuno peninggalan nenek moyang seperti Parang terbuat dari kuningan, parang dengan gagang terbuat dari gading, gong dulu, tambur dari kulit manusia, patung yang dikeramatkan dan masih banyak benda – benda kuno lainnya. Kampung Wee Lewo terkenal karena di dalam kampung terdapat tempat – tempat yang dikeramatkan. Setiap kampung di Sumba Barat Daya terdapat halaman yang luas sebagai tempat pemotongan hewan (dalam bahasa daerah disebut “Natara”), namun yang aneh dari kampung Wee Lewo hanya memiliki “Natara” berukuran 3 x 3 m dan saat upacara adat dapat menampung sampai seratus orang lebih di dalam area tersebut. Selain itu terdapat juga rumah adat yang tidak diperbolehkan adanya penerangan dan ketika masuk ke rumah adat tersebut ada tata cara yang harus di taati. Terdapat juga tempat yang dikeramatkan dan tidak diperbolehkan orang melintasi tempat itu. Banyaknya keanehan – keanehan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat di kampung Wee Lewo sangat mempertahankan adaat dan tradisi Marapu yang terus dilakukan secara turun temurun. Kampung Wee Lewo sering dikunjungi oleh para wisatawan yang melintasi jalur Tambolaka – Waikabubak – Waingapu, karena letak kampung ini dekat dengan jalur utama dan sangat mudah dijangkau hanya dalam waktu 10 menit dari jalur utama.

AKTIVITAS:
Anda dapat melakukan kegiatan memotret dikampung ini, namun harus mendapat ijin dari penjaga kampung terlebih dahulu, karena sudah banyak kejadian para wisatawan yang mengambil gambar tanpa ijin dan hasilnya hanya gambar kosong yang berwarna gelap. Selain itu anda juga dapat menyaksikan upacara – upacara adat yang sering digelar di kampung ini. Informasi dapat menghubungi dinas pariwisata Sumba Barat Daya lewat e-mail: disbuparsbd@yahoo.com .

AKOMODASI:
Akomodasi dan restoran bisa diperoleh di kota Tambolaka yang berjarak 26 km dari situs.

TRANSPORTASI:
Jarak dari ibukota Tambolaka ke lokasi kampung 26 km dan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit. Kondisi jalan beraspal dan sekitar 1 km jalan pengerasan menuju kampung, namun kondisinya masih baik dan dapat dilalui berbagai jenis kendaraan. Untuk mencapai kampung ini sangat mudah dan dekat dengan kota Tambolaka, dari kota Tambolaka anda dapat menyewa jasa travel, ojek atau menggunakan mini bus angkutan kota yang beroperasi setiap hari. Jika anda menggunakan mini bus anda harus turun di Elopada kecamatan Wewewa Timur dan dilanjutkan dengan menggunakan ojek.

Sumber : Istimewa
Posting : Fajar Manik

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *