Kompleks Makam Raja-raja Taebenu

Terletak di kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak. Suku Taebenu mendiami Mantasi dan Baumata. Namun Suku Taebenu membentuk pemerintahan sendiri atas izin raja dan berdiri sebagai kerajaan kecil dibawah kekuasaan Helong. Suku Taebenu berasal dari MALLO, pertama kali mereka mengungsi ke Lelogama dan Bioba, kemudian menetap di Kupang. Perkembangannya diubah bentuk menjadi kefektoran, perubahan ini terjadi karena […]

Sumber : Istimewa

Terletak di kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak.

Suku Taebenu mendiami Mantasi dan Baumata. Namun Suku Taebenu membentuk pemerintahan sendiri atas izin raja dan berdiri sebagai kerajaan kecil dibawah kekuasaan Helong. Suku Taebenu berasal dari MALLO, pertama kali mereka mengungsi ke Lelogama dan Bioba, kemudian menetap di Kupang.

Perkembangannya diubah bentuk menjadi kefektoran, perubahan ini terjadi karena politik Belanda yang ingin memasuki kerajaan Kupang, fetor pertama kefetoran Taebenu adalah Ana Susana Tanof yang masa pemerintahannya dari 1919-1930. Dan diganti oleh Yulianus Mesak Tanof. Berakhirnya kefetoran disebabkan bentuk perubahan daerah Tingkat I NTT, berdasarkan surat keputusan Gubernur NTT maka wilayah hokum kecamatan Kupang Selatan. Kuburan Raja-raja Taebenu terdapat di Manutapen, sebuah kuburan yang berbentuk persegi, di dalam kuburan tersebut terdapat 13 raja yang mana sisitem pemakamannya dilakukan pergatian.

Sumber : Istimewa
Posting : Fajar Manik

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *