Pantai Koka Maumere, Surga Tersembunyi di Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

MAUMERE – Pantai Koka Maumere, Surga Tersembunyi di Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Apa pendapatmu saat mendengar Maumere, Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Indonesia? Sebagian besar orang yang pernah kesana pasti akan langsung mengatakan, pemandangan alam terlebih pantai di Flores sangat indah. Dan bagi yang belum kesana, pasti penasaran seperti apa sih […]

Sumber : Istimewa (pos kupang)

MAUMERE – Pantai Koka Maumere, Surga Tersembunyi di Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Apa pendapatmu saat mendengar Maumere, Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Indonesia? Sebagian besar orang yang pernah kesana pasti akan langsung mengatakan, pemandangan alam terlebih pantai di Flores sangat indah. Dan bagi yang belum kesana, pasti penasaran seperti apa sih keindahan pantai disana.

Nah, kali ini POSKUPANGWIKI.COM akan memberikan informasi tentang salah satu objek wisata pantai di Maumere yakni Pantai Koka Maumere alias Koka Beach Maumere yang ada di Kabupaten Sikka, Flores, Provinsi NTT, Indonesia.

Hingga kini, Pantai Koka Maumere masih murni dan asri karena belum terjamah oleh banyak orang. Bahkan banyak orang yang belum tahu dimana letak Pantai Koka Maumere. Sebab pantai ini seperti tersembunyi dari dunia.

Pantai Koka Maumere alias Koka Beach Maumere ini berada di Desa Wolowiro, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jaraknya sekitar 48 km dari pusat Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Kamu mesti menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewaan karena belum ada transportasi umum yang bisa menjangkaunya. Kondisi jalan juga belum (mulus).

Pantai Koka Maumere sering disebut sebagai pantai impian atau pantai surga. Sebab keelokan yang dimiliki Pantai Koka Maumere tak ada tandingannya. Pasir pantai yang berwarna putih dengan tekstur halus dan lebut, kejernihan air lautnya dengan gradasi warna dari biru muda hingga biru tua esotik.

Bahkan terumbu karang di Pantai Koka Maumere tampak jelas dengan mata telanjang. Plus hamparan pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya, membuat Pantai Koka Maumere ini menjadi pantai impian sempurna yang tak bisa dilewatkan begitu saja.

Kita juga bisa menemukan sejumlah hewan kecil seperti burung yang hidup dan terbang bebas serta bertengger di sejumlah pohon dan mengeluarkan suara merdu. Suasana seperti ini membuat kiti bisa betah dan tak ingin beranjak dari Pantai Kota Maumere.

Ketika masuk ke Pantai Koka , jangan hanya mengeksplor satu tempat saja. Nikmati setiap bagian pantai dengan memulai berjalan ke sisi kanan pantai. Disana ada sebuah tebing batu indah yang tak boleh dilewatkan begitu saja.

Kamu bisa mengabadikan beberapa foto moment di tebing itu. Hasilnya pasti memuaskan, apalagi ada percikan ombak yang mengenai dinding batu itu, membuat foto kamu makin indah dan esotik.

Setelah itu lanjutkanperjalananmu ke bagian kiri pantai, terus saja hingga kamu menemui bukit kecil. Dan berjalan terus di sisi kiri bukit itu sehingga kamu akan menemukan sebuah pantai lagi.

Ya, disini ada bukit dengan hamparan pasir yang seakan membelah atau membatasi dua pantai. Namun pantai di lokasi ini leih kecil dari pantai sebelumnya.

Kondisi ini memberi kesan ada dua pantai yang berada di sebelah kanan dan kirimu, benar-benar eksotik dan membuat kita merasa seperti di surga. Abadikanlah fotomu dengan latar belakang dua pantai ini, pasti indah dan memukau.

Jika menggunakan drone atau naik ke atas bukit, kita akan melihat keindahan Pantai Koka yang melengkung seperti membentuk angka tiga. Inilah yang menjadi daya tarik Pantai Kota Maumere.

Cara lain menikmati Pantai Kota Maumere yakni berjalan di sepanjang garis pantai dengan bertelanjang kaki hingga menyaksikan matahari terbenam alias sunset.

Jangan sampai kamu lewatkan keindahan sunset di sore hari. Kamu akan melihat surga yang tak bakal kamu di tempat lain.

Bahkan akan lebih romantis lagi jika kamu menyusuri pasir pantai pada malam hari ditemani orangĀ  terkasih. Biarkan kakimu menginjak pasir putih yang lembut dan halus itu.

Jangan lupa mengabadikannya melalui foto atau video yani g bisa menjadi kenangan perjalananmu. Oya, berjalan-jalan di atas pasir putih yang bertekstur lunak itu bisa kamu lakukan pada petang hingga malam hari. Saat itu kamu bisa merasakan sensasi yang luar biasa karena merasakan angin sepoi-sepoi pantai, dan keindahan suasana malam hari.

Kalau kamu suka berselancar atau surfing lakukanlah di Pantai Koka sebab ombak di Pantai Koka cukup besar dan bisa mencapai ketinggian 1,5 meter.

Kalau Kamu suka menyelam atau snorkeling kamu tak akan menyesal melakukannya. Karena di pantai koka ini menyimpan keindahan terumbu karang dan ikan-ikan yang berwarna-warni yang indah

Ada juga beberapa pulau kecil di sekitar Pantai. Salah satu pulau kecil yang berada sekitar 300 meter dari bibir pantai Kota Maumere, ada sebuah karang besar berwarna hitam yang disebut warga Watu Kuda atau batu kuda.

Menurut kepercayaan warga, karang tersebut merupakan jelmaan dari seekor kuda yang suci. Menurut cerita, pulau ini dihuni ratusan ular berwarna lurik hitam putih. Ular-ular itu hanya menyempil di celah batu pulau dan tidak menganggu pengunjung yang datang ke pulau itu.

Kalau ingin ke Pulau itu disarankan ditemani Mosalaki untuk terhindar daruntuk tidak mengganggu apa li gigitan ular. Jangan mengusik apalagi sampai membunuh ular itu.

Biasanya ular-ular ini diberi makan oleh Mosalaki (tetua adat). Jika digelar ritual, ular-ular tersebut akan keluar dari sarangnya dan menghampiri Mosalaki. Ular-ular tersebut diyakini sebagai leluhur atau nenek moyang warga sekitar.

DIAPIT 2 BUKIT KECIL
Pantai Koka diapit dua bukit kecil, yakni bukit Rodja di bagian barat pantai dan Bukit Ndate Sare di sebelah timur. Di Bukit Rodja ada sebuah tebing yang cukup terjal, tepat di bibir pantai dengan ketinggian 50-100 meter.

Pada kaki Bukit Rodja terdapat gua batu yang disebut Lia Wio sedalam sekitar 500 meter yang mengarah ke daratan. Gua itu hanya bisa dijelajahi saat air laut surut.

Konon kedalaman gua itu pernah ditelusuri seorang turis asing berkebangsaan Belanda tahun 1992, tetapi si turis hanya bisa menembus sampai kedalaman 50 meter. Pada langit-langit gua itu terdapat banyak batuan (stalaktit) yang bagus.

Sedangkan di kaki Bukit Ndate Sare ada sebuah gua buatan atau bungker peninggalan tentara Jepang pada Perang Dunia II dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Konon katanya, disana ada tersimpan peninggalan Jepang berupa tank dan persenjataan tua. Dua buah gua itu belum pernah dikunjungi wisatawan karena warga percaya bahwa kawasan itu keramat.

TARIF MASUK
Kamu mesti membayar dua kali tarif masuk ke Pantai Koka Maumere. Di gerbang pertama, ada retribusi masuk sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor dan tarif Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat atau mobil.

Tiba di Pantai Koka, kamu mesti lagi membayar parkir dengan harga yang sama untuk sepeda motor Rp 5.000 dan untuk mobil Rp 10.000.

FASILITAS
Ruas jalan sepanjang 2,5 km dari jalan transflores ke Pantai Koka Maumere belum beraspal namun masih aman dilalui. Ada sejumlah lopo atau gazebo sederhana yang dibuat oleh warga. Lopo ini bisa kita gunakan untuk mengasuh. Namun kamar mandi belum ada.

Mau menginap? Jangan kuatir di dekat Pantai Koka , ada hotel atau motel. Jika sudah sore atau kemalaman kamu bisa menginap di hotel itu untuk kemudian melanjutkan perjalanan keesokan harinya kembali ke Maumere.

MAKANAN DAN MINUMAN
Meski belum ada rumah makan yang memadai, namun beberapa warga menjual sejumlah makanan dan minuman. Ada buah kelapa muda yang rasanya sangat segar karena baru dipetik dari pohon. Ada juga kopi. Bagi yang ingin mencicipi jagung muda rebus atau bakar, juga pisang goreng hingga ikan bakar, dengan harga yang memadai sudah tersedia.

TRANSPORTASI
Jika berada di luar NTT atau Jakarta dan hendak ke Pantai Koka Maumere, pergilah dengan pesawat tujuan Denpasar (Bali) terlebih dahulu kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka.

Tiba di Kota Maumere, bisa langsung ke Pantai Koka Maumere.
Kamu bisa menggunakan bus umum dari Terminal Kota Maumere menuju ke Pantai Koka Maumere dan minta supir menurunkanmu di Kecamatan Paga , hanya sekitar 48 menit perjalanannya. Tarif bus sekitar Rp 20.000 per orang.

Sampai di Kecamatan Paga , kamu bisa menyewa ojek dan meminta ojek mengantarmu ke Pantai Koka . Jarak dari jalan utara Trans Flores ke Pantai Koka hanya sekitar 2 km.

Nah, simpan rencana perjalananmu ke Pantai Kota Maumere, Sikka, NTT, Indonesia, hingga travel waring dicabut ya.

Sumber : Istimewa (pos kupang)
Posting : Fajar Manik

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *